Media Interaktif
Pengertian Media Interaktif
Kata “interaktif” secara umum punya makna komunikasi dua arah atau lebih dari komponen-komponen komunikasi. Lebih simpelnya, “interaktif” artinya komunikasi aktif antara komunikator dan komunikan. Tidak ada satu pihak yang pasif.
Media Interaktif secara umum mengacu terhadap terhadap product multimedia dan sarana digital terhadap system IT yang merespon tindakan pengguna dengan menyajikan konten audio, konten visual maupun konten audiovisual. Media interaktif biasanya mengacu pada produk dan layanan digital pada sistem berbasis komputer yang merespon tindakan pengguna dengan menyajikan konten seperti teks, gambar bergerak, animasi, video, audio, dan video game.
Jenis dan Contoh Media Interaktif
Contoh media interaktif berbasis e learning yaitu:
- Moodle ialah salah satu e learning yang berbasis php dan MySql. Moodle ini mempunyai fitur jadwal pembelajaran, presentasi karya, dan program quiz. Moodle juga mempunyai modul interaksi antara siswa dan guru yaitu workshop, survey, dan lain-lain.
- Fadena yaitu fitur lengkap untuk manajemen pembelajaran hingga manajemen pendidikan sebuah sekolah. Ada akses login antara pendidik, siswa, guru, orang tua. Manajemen fadena menjadi alternatif yang baik dalam membangun e learning pada satuan pendidikan.
- Ilmu komputer ialah e learning yang berbasis pada komunitas dan menyediakan sumber untuk belajar khusus ilmu komputer.
- Pesonaedu ialah e learning khusus IPA dan matematika. Kelebihan dari situs ini ialah menyediakan berbagai materi dan dilengkapi dengan gambar animasi sehingga membuat tampilan lebih menarik.
Contoh media interaktif berbasis web :
- Zenius education yaitu situs yang mempelajari tentang ragam materi pembelajaran mulai mulai dari pendidikan sd, smp dan sma dan tersedia dalam bahasa inggris.
- Wikipedia ilah salah satu website yang mempunyai situs pendidikan yang besar di dunia dan menyajikan materi penjabaran biografi, sain, sejarah, dan lain sebagainya.
- Kelas kita yaitu situs website yang menyediakan berbagai kursus untuk pengunjung. Semua materi dan pembelajaran tersedia di situs ini.
- Wolfram aplha yaitu situs portal sumber tentang matematika, astronomi, seni dan lain-lain nya dan di sajikan dalam bahasa inggris.
- Music theory yaitu situs yang menyediakan tentang music dasar ,chord, interval, ritmis, dan lain-lain nya.
- Wiki how ialah situs yang menyajikan tentang pencarian cara , semua cara dapat kita peroleh dari sini.
- Bing map dan google map yaitu situs yang melihat peta dunia secara nyata dengan online.
- Bing search dan google search ialah situs untuk pencarian dan ini merupakan situs yang terpopuler di dunia.
- Bing translator yaitu situs yang dapat diandalkan sebagai penerjemah berbagai bahasa.
- Microsoft photosynth ialah situs yang di gunakan untuk menjelajah tempat wisata dan bangunan terbaik dari berbagai media.
- Wordwide telescope merupakan situs untuk menghadirkan visualisasi nyata menggunakan astronomi.
Contoh media interaktif berbasis software:
- Rekentest yaitu perangkat lunak atau software pendidikan gratis untuk keterampilan praktek aritmatika dengan kuis.
- Software Kalkultor ilmiah situs ini memiliki fitur formula yang sangat lengkap.
- Animals for kids 2.1 ialah software pendidikan yang berbasis flash
- Chines toolbox free 9.1.2 yaitu situs software yang mempelajari tentang bahasa cina.
- Chem Digit yaitu software situs kalkulator kimia tentang hitungan kimia yang lengkap.
- Portable balabolka 1.32.0.463 situs software yang mengubah bahasa atau tulisan ke bahasa lisan melalui komputer.
- Tiny piano v0. 8e situs software yang di gunakan untuk belajar piano melalui media komputer.
- Calestia portable yaitu software yang mempelajari tentang tata surya.
- Holy Quran Software 1.0 : Software Al-Quran Digital untuk pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
- Anatomy Illustrator 1.0.0 : Software mempelajari perihal anatomi tubuh manusia lewat ilustrasi gambar yang detail.
- BoneLab 1.0.3.4 : Software untuk mempelajari perihal rangka manusia lengkap dengan gambar dan keterangannya.
- Smart Draw : Software untuk memicu rangkaian Listrik secara digital.
- Kamus Inggris Indonesia : Kamus untuk menerjemahkan Bahasa Inggris –Indonesia secara digital.
- Kamus Jawa Indonesia : Kamus untuk menerjemahkan Bahasa Jawa – Indonesia secara digital.
- Software Mengetik dengan 10 Jari : Software untuk latihan mengetik dengan memanfaatkan 10 jari yang menarik untuk digunakan.
Contoh Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Aplikasi Android
- Aplikasi KelasKita : Aplikasi ini hadir dengan banyak ragam kelas online yang sanggup diikuti. Setelah kami menentukan untuk ikuti suatu kelas, kami bakal meraih materi yang diberikan secara bertahap.
- Aplikasi RuangGuru : Aplikasi ruangguru sangat mungkin kami untuk konsultasi perihal materi pembelajaran lewat chat maupun video call. Sehingga aplikasi ini sanggup dijadikan narasumber di dalam pembelajaran. Menarik kan?
- Quipper : Aplikasi android berbayar ini menyediakan kumpulan soal lengkap. Bisa dijadikan alternative tempat pembelajaran interaktif latihan soal untuk siswa dan guru bakal mengoreksi dan menilai hasilnya.
- Aplikasi Belajar Online Tryout UN SD : Bank Soal Latihan UN SD versi digital yang sanggup dimanfaatkan untuk mengukur kapabilitas siswa sebelum saat hadapi UN. Silakan dicoba.
- CBT UN SMP : Mirip dengan aplikasi sebelumnya, hanya saja aplikasi ini untuk siswa SMP.
- Star Chart : Aplikasi android perihal materi astronomi dan Tata Surya. Media pembelajaran alternative di dalam studi Sains.
Software Pembuat Media Interaktif
- Prezi : Prezi hadir sebagai software untuk membuat presentasi pembelajaran berbasis frame-frame yang tersusun dalam sebuah canvas tanpa batas. Prezi memberikan fitur zoom-in zoom-out untuk perpindahan dari masing-masing frame. Sehingga pergerakan perpindahan frame akan menyerupai gerakan pada video.
- Flypaper : Flypaper adalah software untuk menggabungkan gambar, video, flash, animasi gambar bergerak, hingga game Software yang sangat cocok untuk membuat media pembelajaran interaktif konten visual.
- Camtasia : Camtasia adalah software perekam aktivitas pada layar monitor computer/laptop. Software ini juga mumpuni dalam pengeditan video.
- Snagit : Snagit adalah software untuk capture layar monitor secara otomatis. Ini merupakan teknologi print screen yang dapat digunakan hanya dalam satu step. Cocok untuk membuat tutorial untuk peserta didik.
- Lectora : Lectora adalah software paket lengkap yang menyediakan beragam template yang siap diisi dengan materi pembelajaran yang akan disajikan. Selain itu di dalam Library Lectora juga sudah disediakan banyak gambar dan animasi gambar bergerak untuk melengkapi tampilan media pembelajaran interaktif yang sedang kita rancang.
- Adobe Flash Profesional : Software pembuat vector plus animasi gambar bergerak hingga efek yang menarik. Rekomended untuk merancang media pembelajaran interaktif konten visual.
- Windows Movie Maker : Software satu ini merupakan software bawaan Microsoft untuk pembuatan video silde sampai editing video. Sangat mudah untuk digunakan. Sehingga akan memudahkan guru untuk membuat suatu media pembelajaran interaktif audiovisual.
- Microsoft Power Point : Software paling popular dalam pembuatan presentasi. Anda pasti sudah sangat mengenalnya. Sangat mudah digunakan dan kita bisa mencari banyak template di internet untuk membuat slide yang menarik dan variatif.
- Filmora Wondershare : Software semacam Windows Movie Maker untuk membuat videoslide maupun editing video. Hadir dengan fitur video effect yang lebih lengkap dari WMM.
- GoAnimate : Pernah melihat video dengan tampilan tangan yang menulis, atau sering disebut “handwriting”? Nah, inilah software yang digunakan.
Tujuan menggunakan media interaktif
Ada beberapa tujuan diantaranya yaitu :
mempermudah proses belajar-mengajar
meningkatkan efisiensi belajar-mengajar
menjaga relevansi dengan tujuan belajar
membantu konsentrasi mahasiswa
Menurut Gagne : Komponen sumber belajar yang dapat merangsang siswa untuk belajar
Menurut Briggs : Wahana fisik yang mengandung materi instruksional
Menurut Schramm : Teknologi pembawa informasi atau pesan instruksional
Menurut Y. Miarso : Segala sesuatu yang dapat merangsang proses belajar siswa
Alur Produksi Multimedia
Metodologi yang paling umum dipakai pada proses produksi Multimedia adalah yang biasa disebut dengan alur produksi 3 tahap. Secara umum, proses produksi multimedia dirancang dengan menjalankan 3 tahap sebagai berikut;
1. Pra Production
Adalah proses penyiapan semua elemen yang terlibat dalam sebuah produksi (shoting)
film/video. Dari mulai pengaturan budget, pemilihan sutradara, aktor, cameramen, crew, lokasi,
peralatan, kostum/wardrobe dll.
A. Ide & Pemilihan Konsep.
Adalah merupakan realisasi dari sebuah ide pemikiran dan gagasan yang bertujuan
untuk menuangkannya kedalam media visual dan audio.
B. Story Line / Sinopsis.
Adalah ringkasan cerita/film, menjadi bentuk pemendekan dari sebuah film dengan
tetap memperhatikan unsur-unsur cerminan film tersebut. membuat Sinopsis merupakan
suatu cara yang efektif untuk menyajikan karangan film yang panjang dalam bentuk
yang singkat.
Dalam sinopsis, keindahan gaya bahasa, ilustrasi, dan penjelasan-penjelasan
dihilangkan, tetapi tetap mempertahankan isi dan gagasan umum pegarangnya.
Sinopsis biasanya dibatasi oleh jumlah halaman, misalnya satu atau dua halaman,
seperlima atau sepersepuluh dari panjang film.
Langkah-langkah membuat sinopsis.
– Mencatat gagasan utama dengan menggaris bawahi gagasan – gagasan yang penting.
– Menulis ringkasan berdasarkan gagasan-gagasan.
– Gunakan kalimat yang padat, efektif, dan menarik untuk merangkai jalan cerita.
– Dialog dan monolog tokoh cukup ditulis isi atau dicari garis besarnya saja.
– Sinopsis tidak boleh menyimpang dari jalan cerita dan isi dari keseluruhan film.
C. Script/Naskah Skenario.
Membuat rancangan audio visual treatment dan penulisan naskah secara rinci yang
mengembangkan gagasan utama pada synopsis menjadi sebuah cerita yang menarik
dan informatif. Diawali dengan penjelasan dan pengenalan tiap karakter dalam cerita
secara menyeluruh.
D. Shot List & Storyboard.
Sebuah teknik shoting management. Disini dibuat daftar pengambilan gambar pada
setiap adegan, dan divisualisasikan dalam bentuk sketsa gambar/storyboard jika
diperlukan.
2. Production
Adalah proses pelaksanaan produksi (shoting) yang mengacu pada persiapan yang dihasilkan
dari proses PreProduction.
A. Directing/Penyutradaraan.
Sutradara/Director adalah orang yang memimpin pelaksanaan shoting dan bertugas
mengatur bagaimana tim dalam pembuatan film seperti: aktor, cameramen, lighting,
artistik, editor & special effect artist harus tampil sebagaimana mestinya dalam
pembuatan sebuah film sesuai dengan script/naskah. Dan biasanya didamping oleh satu
orang atau lebih asisten sutradara.
B. Penguasaan Kamera & Teknik Shoting.
Anggle
Adalah sudut pandang pengambilan gambar yang dapat dilihat dari viewfinder pada
sebuah kamera film/video. Dimana pemilihan anggel sangat berperan penting dalam
menciptakan unsur artistik dan pemahaman cerita dalam pengadeganan sesuai dengan
script/naskah.
Lighting/Pencahayaan
Dalam sebuah proses pengambilan gambar diperlukan adanya aset pencahayaan yang
memadai. Baik itu didapat dari sumber natural (sinar matahari) pada shoting
exterior/luar ruang, ataupun melalui bantuan sinar lampu pada shoting interior/dalam
ruang.
Komposisi
Merupakan teknik pengaturan posisi gambar, ukuran & kedalaman ruang, perspektif &
mood adegan untuk menghasilkan citra sesuai dengan tuntutan script/naskah.
Log/Catatan Shoting
Diperlukan adanya log/catatan yang dibuat menjelaskan penandaan setiap gambar peradegan
yang sudah selesai diambil, dilengkapi dengan keterangan koordinat waktu
(timecode) pada kaset yang digunakan. Proses ini akan sangat membantu mempercepat
proses pengeditan gambar.
3.Post Production
Adalah proses penyelesain akhir (finishing) dari sebuah rangkaian produksi (shoting) yang
meliputi mengeditan gambar, penambahan title, grafik, animasi & special effects, musik, sound
effects, audio dubing, & output ke media video seperti: Betacam, DVCAM, MiniDV, & CD/DVD.
Video Standart : PAL,D1/DV
Frame Size : 720 X 576 (pixel)
Frame Rate : 25 fps
Pixel Aspect Ratio : D1/DV,PAL (4:3/1,067)
Audio : 48 kHz 16 Bit Stereo
Pembagian tahap Post Production
1. Offline :
– Capture
– Edit
2. Online :
– Compositing
– Motion Graphic
– Visual Effects
– Color Grading
– Music & Sound FX
– Titling
– 3D




































