Animasi 3D merupakan penciptaan gambar bergerak dalam ruang digital 3 dimensi. Konsep animasi 3D sendiri adalah sebuah model yang memiliki bentuk, volume, dan ruang. Animasi 3D merupakan jantung dari game dan virtual reality, tetapi biasanya animasi 3D juga digunakan dalam presentasi grafis untuk menambahkan efek visual ataupun film.
Konsep Animasi 3D
Objek 3D mempunyai bentuk, volume, dan ruang. Sehingga objek ini memiliki koordinat X, Y, dan Z. Jika pada animasi 2D, objek hanya dapat digerakkan ke dua arah, yaitu ke kanan – kiri (X) dan atas – bawah (Y), maka berbeda dengan animasi 3D. Pada animasi 3D, objek dapat digerakkan ketiga arah, yaitu ke kanan – kiri (X), atas – bawah (Y) dan depan – belakang (Z).
Pada umumnya objek 3D memiliki sub objek berupa elemen-elemen pembentuk objek tersebut, yang berupa Vertex, Edge, dan Face. Vertex merupakan titik yang terletak pada koordinat X, Y, Z. Penggabungan dua Vertex akan menjadi Edge. Tiga Vertex dan Edge yang terbentuk dalam bidang permukaan berupa kurva tutup akan menghasilkan Face. Kumpulan dari Vertex, Edge, dan Face akan menjadi sebuah objek utuh yang disebut dengan Mesh.
Jenis Permodelan 3D
Permodelan animasi 3D dibedakan menjadi dua, yaitu Hardsurface dan Organic. Model hardsurface adalah segala bentuk objek yang diciptakan atau dikonstruksi oleh manusia, seperti arsitektur, kendaraan, robot, dan mesin-mesin lainnya. Sedangkan model organic adalah subjek yang sudah secara alami ada di alam, seperti hewan, tumbuhan, batu, awan, petir, dan lain-lain.
Contoh Film 3D
1. WALL E (2008)
2. UP (2009)
3. TOY STORY 2
4. FINDING NEMO (2003)
5. SHREK (2001)
Aplikasi membuat animasi 3D
1. Blender
2. Cinema 4D
3. Autodesk Maya
Shortcut ‘Blender’
1. shortcut
G = geser
S = scalling
R = rotate
Z = menggunakan mode wireframe
Alt + “Key” = untuk undo/mereset/mengembalikan ke proses semula, misalnya “Alt+R” berarti mengembalikan obyek ke bentuk sebelum di rotasi, “Alt+S” berarti mengembalikan obyek ke bentuk sebelum di scalling.
A = select All
n = n properties
t = memunculkan/menyembunyikan “object tools”
K = untuk memunculkan knife (pisau), untuk mengakhiri pemotongan ini gunakan “space”.
M = disini nanti akan ada pilihan “move to layer”.
F = dalam edit mode, ketika kita mengaktifkan beberapa vertex, maka kita dapat membuat face baru dengan menekan tombol F.
Ctrl + Alt + S = scale menipis
Shift + A = Add
Shift + D = duplicate
Shift + S = snap
Shift + C = snap cursor to center.
Shift + G = select similar
Shift + space = menampilkan full screen pada bagian tertentu
ctrl + j = join (menggabungkan benda)
ctrl + p = set parent to. (mungkin semisal grouping obyek).
tab = untuk berpindah ke edit mode / object mode
ctrl + tab = ketika dalam fase edit mode, digunakan untuk memilih seleksi yang digunakan. misal : vertex, edge, ataupun face.
ctrl + e = pengaturan tambahan pada edge.
shift + space = agar area kerja tertentu menjadi full screen. (misal : timeline, area kerja, dll). Untuk mengembalikannya tinggal tekan “shift + space” lagi..
+ = zoom in, – = zoom out
F6 = untuk menampilkan menu tambahan, misalnya menambah atau mengurangi verticle, radius, depth, dkk. Biasanya hanya akan muncul ketika suatu obyek baru pertama kali dibuat.
shift+h = untuk menghidden obyek selain yang diseleksi.
alt+h = untuk menampilkan kembali obyek yang di hidden tadi.
ctrl+n = untuk mengembalikan obyek kedalam bentuk normal.
2. Seleksi
B = membuat block selection (border select)
C = membuat block selection dalam bentuk lingkaan (cirlcle select). Circle select ini agak unik karena kita bisa menggeser cursor hingga mengenai obyek-obyek lainnya yang mana nantinya obyek tersebut akan terselect.
Ctrl + (geser klik kiri) = untuk menyeleksi obyek yang ada dalam range yang telah kita buat menggunakan shortcut ctrl+left_mouse tadi.
3. shortcut (tampak/tampilan)
7 = tampak atas
1 = tampak depan
3 = tampak kanan
5 = untuk tampak perspektif / tidak
0 = seperti tampak fokus langsung dari kamera.
angka sisanya silahkan dicoba-coba saja.
catatan : apabila ditambah ctrl maka berlaku kebalikannya.
Apabila kita menggunakan netbook yang mana tidak terdapat tombol numpad, maka agar bisa memfungsikan angka dalam keyboard netbok tersebut, kita perlu mengaktifkan “emulate numpad” pada user preferences pada tab “input”.
3. Camera
0 = melihat tampilan yang masuk didalam kamera ketika di render.
Ctrl + Alt + 0 = untuk mengaktifkan posisi camera agar posisinya berpindah sesuai dengan tampilan yang sedang aktif.
Ctrl + 0 = apabila ada dua atau lebih kamera, Ctrl+0 digunakan untuk mengaktifkan kamera yang ingin digunakan.
Shift + F + Scroll mouse = dalam mode camera, dapat digunakan untuk memajukan atau memundurkan view dari kamera tersebut.
4. Timeline
i = insert keyframe
E = end keyframe
Alt + A = playback
5. Edit Mode
w = special. (ini nanti dapat digunakan untuk switch direction).
y = untuk memisahkan face yang dipilih.
h = untuk menyembunyian (hidden) face yang dipilih.
6. Knife Tool
k = shortcut untuk knife tool
setelah k, kita juga dapat menambahkan z agar pemotongan yang kita lakukan dapat cut through. begitu pula dengan menambahkan menekan c agar dalam pemotongan tadi kita dapatkan perpotongan garis yang lurus baik vertikal, horizontal ataupun serong.
setelah melakukan perpotongan, kita dapat memisahkan bagian yang terpotong tadi dengan menekan “v”. Untuk menyeleksi keseluruhan dari sisa pemotongan tadi dapat dilakukan dengan cara menekan tombol “L”.
Contoh Soal 3D
1. Untuk melakukan rotasi object key yang dapat kita gunakan adalah
A. r
B. a
C. g
D. s
E. x
2. X, y dan z termasuk ke dalam
A. garis vertex
B. titik koordinat
C. garis normal
D. texture
E. mode 3dimensi
3. Untuk mengubah ukuran object key yang bisa kita gunakan adalah
A. a
B. s
C. g
D. x
E. r
4. Grab/move digunakan untuk
A. memutar objek
B. menggeser objek
C. membalik objek
D. mengedit objek
E. merubah bentuk objek
5. Untuk melakukan extrude key yang dapat kita gunakan adalah
A. a
B. s
C. r
D. e
E. g
6. Dasar transformasi dalam blender meliputi hal-hal di bawah ini, kecuali
A. grab
B. join
C. rotation
D. move
E. scale
7. Untuk melakukan seleksi secara beruntun maka tombol keyboard yang harus ditekan yaitu
A. enter
B. tab
C. shift
D. alt
E. f3
8. Bagian rendering yang sering di gunakan adalah
A. field rendering dan shader
B. shader danatmosphere
C. field rendering and fog
D. fog dan atmosphere
E. field rendering dan atmosphere